Al-Qur'an
adalah pedoman hidup bagi setiap Umat Muslim di dunia. Al-Qur'an adalah
petunjuk yang langsung Allah turunkan melalui firman-Nya. Al-Qur’an adalah
pedoman yang harus di taati oleh setiap manusia yang beriman kepada Allah SWT. Karena
pada hari kiamat nanti Ia akan datang sebagai pembela bagi siapa saja yang
mempelajari, mengamalkan dan mentaatinya.
Sebagaimana
di riwayatkan dari Hadist Muslim berikut ini:
“Abu
Umamah r.a berkata: Saya telah mendengar Rasulullah SAW. Bersabda: Bacalah
Qur’an karena Ia akan datang pada hari kiamat sebagai pembela pada orang yang mempelajari dan mentaatinya."
Dengan
memaknai arti bersyukur, itu berarti kita sudah menjalankan salah satu
firman-Nya di dalam Al-Qur’an. Dengan bersyukur kita mampu menjaga diri dari
hal-hal yang tidak Allah sukai. Membaca dan memaknai arti yang terkandung di
dalamNya akan menjadikan hati kita tentram dan merasa tenang.
Manusia
yang jauh dari membaca Al-Qur’an dan mempraktekannya, Ia senantiasa merasa
gelisah, tidak tenang hatinya serta kehilangan arah dan tujuan hidup.
Dengan
kita menghiraukan keberadaan Al-Qur’an, sudah tentu pada hari Kiamat kita tidak
memiliki penolong sama sekali, karena Al-Qur’an hanya akan menolong siapa saja
yang mentaati dan mempraktekkannya.
Apakah
kalian sudah pernah mengalami kikuk atau terbata-bata membaca Al-Qur’an setelah
lama tidak membacaNya?
Iya,
hal itu berlaku bagi mereka yang enggan untuk membaca Al-Qur’an. Saat di tanya sudah
hatam berapa kali? Pasti bingung untuk menjawabnya kan?
Jika
kita sering membaca Al-Qur’an, tentunya nafas yang sebelumnya terengah-engah dan
sangat pendek akan membuat nafas tersebut menjadi kuat dan panjang ketika kita
membacanya.
Selain
itu, Al-Qur’an juga melatih kekuatan vita suara kita sehingga bagi mereka yang
seorang penyanyi sekali pun akan menjadi bagus suaranya.
Seriusan?
Masa
iya sih?
Itu
betul adanya, coba kalian perhatikan baik-baik, mereka penyanyi muslim atau pun
seorang qiro’at. Bagaimana suaranya? Merdu sekali bukan?
Bagaimana
mereka bisa seperti itu? Sudah tentu karena mereka sering membaca Al-Qur’an
tersebut. Dengan sering membaca dan menghafalkan isi yang terdapat di dalam
Al-Qur’an. Hal ini banyak mendatangkan manfaat dan hidayah bagi setiap mereka
yang membacanya.
“Aisyah
r.a berkata: Rasulullah SAW bersabda: Orang yang mahir dalam membaca Qur’an
akan berkumpul para malaikat yang mulya-mulya taat. Sedang orang yang
megap-megap dan berat membaca Qur’an, mendapat pahala lipat dua kali. (Buchary,Muslim)
Oleh karenanya, marilah menjaga dan
mempelajari selalu Al-Qur’an agar kita terhindar dari azab Allah SWT. Dengan begitu,
kita sudah memaknai sedikitnya rasa syukur terhadap nikmat petunjuk yang Allah
berikan serta mendekatkan diri kepada-Nya.
Coba
bayangkan oleh kalian, bagaimana jika kita di posisi para jahiliah duhulu? Sudah
tentu kita akan menjadi manusia yang tersesat tanpa arah. Hati kosong bagaikan
lautan tanpa ujung. Mereka kehilangan arah hidup dan buta akan agama Allah SWT.
Seperti
Hadist Buchary, Muslim berikut :
“Abu
Musa r.a berkata: Bersabda Nabi Muhammad SAW. Rawatlah (jagalah) benar-benar
Qur’an ini, demi Allah yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, Qur’an lebih cepat
terlepasnya dari pada Unta dari tali ikatnya.”
Na’udzubillahimindzalik……kaum
Muslimin dan Musliman di mana pun kalian berada. Marilah, kita sama-sama berdoa
kepada Allah SWT agar kita bisa masuk ke dalam golongan orang-orang yang di
selamatkan dan dilindungi oleh Al-Quran.
Amin….
No comments:
Post a Comment