Wednesday, 30 May 2018

Rendah hati


Kata rendah hati sering kali dikait-kaitkan dengan makna bersyukur. Seseorang yang bersyukur atas apa yang dia miliki sejatinya memiliki kerendahan hati ini. 

Allah berfirman di dalam Al-Qur’an surah Furqan ayat 63 sebagaimana berikut:
“Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan “salam,”

Rendah hati adalah sebuah kata yang menggambarkan seseorang yang merasa dirinya tidak pintar, mahir, hebat dan juga sangat menghargai orang lain. Rendah hati juga merupakan indikator bahwa seseorang itu memiliki tingginya kecerdasan spiritual.

Setiap manusia diciptakan dengan sangat spesial memiliki ciri yang unik dan beragam sikap serta sifat. Seseorang yang memiliki sifat rendah hati, tidak selalu harus terkategorikan berprilaku lemah lembut. Mereka yang berprilaku biasa saja terkadang juga memiliki sifat seperti ini, hanya cara menyampaikannya sedikit berbeda dari penafsiran tentang rendah hati tersebut. Mereka memiliki cara sendiri dalam memaknai kata rendah hati ini.

Setiap manusia yang memiliki kerendahan hati sudah tentu memiliki kebahagiaan dan kedamaian jiwa, mereka memiliki rasa mengagumi dan mengapresiasi kelebihan orang lain. Mau dalam mendengar pendapat, saran dan kritik orang lain.

Mereka yang memiliki sifat ini juga tidak mudah berfikir negatif. Memiliki rasa tanggungjawab yang tinggi, berani mengakui kesalahan dan minta maaf dengan tulus. Karena mereka memiliki pribadi yang rendah hati. oleh karenanya, mereka perduli dengan perasaan orang lain.

Kesadaran dan keterbatasan akan kemampuan diri, menjadikannya jauh dari perasaan menjadi orang yang sempurna dan terhindar dari setiap bentuk kesombongan serta keangkuhan.

Sebagaimana firman Allah berikut:
“Dan jangan engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung.” (Q.S. Al-Isra: 37)

Makna rendah hati juga mendorong sikap realistis, membuka diri untuk terus belajar hal baru yang tidak diketahui, memelihara sikap tenggang rasa, kesederhanaan, penuh rasa syukur dan ikhlas dalam menjalin kehidupan.

Kemudian, rendah hati juga memiliki makna lain tersendiri bagi seseorang seperti  merendahkan diri dan menutup diri, tetapi dari kesemuanya itu,  Ia juga aktif mendengarkan, berbagi dan berempati sehingga tumbuh dan terjalin hubungan harmonis antara dua belah pihak.

Allah berfirman: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.” (Q.S. Asy-Syuara:215)

Mereka yang mempunyai sifat ini cenderung mampu menyesuaikan emosi dan egonya  sehingga bisa menempatkan diri terhadap  kondisi lawan bicara juga menerima segala kekurangan orang lain
Saat kita memahami makna rendah hati dalam konteks bersyukur. sudah tentu, kita akan mengetahui kesalahan dan berusaha menutupi kekurangan. Mensyukuri nikmat yang ada, tidak merasa takut membuat kesalahan karena saat melakukan kesalahan langsung  mengakui kesalahan tersebut.

Allah berfirman di dalam Al-Qur’an berikut ini:
“Negeri akhirat itu kami jadika bagi orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan tidak berbuat kerusakan di bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu bagi orang-orang yang bertakwa.” (Q.S. Al-Qashash: 83)

Sebagai manusia yang jauh dari sifat yang rendah hati ini, ada baiknya kita lebih berusaha menghindari perkataan yang mengarah pada kesombongan seperti bangga terhadap prestasi yang sudah kita raih, lebih berhati-hati dalam bicara, sesekali memberikan penghargaan terhadap bakat dan kualitas orang lain

Kemudian, hal terpenting dalam mensyukuri nikmat yang kita miliki adalah berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain, jangan takut terhadap penilaian orang lain karena kita lebih tahu kekurangan sendiri, carilah seseorang atau apa pun yang mampu membimbing kita, hal itu bisa berupa sebuah tulisan dalam buku atau bisa juga dari jasa bimbingan orang lain

Sebagai makhluk yang memiliki rasa syukur dan rendah hati maka akan tercipta rasa ingin membantu orang lain, sering kali mereka lebih mendahulukan orang lain dibandingkan dirinya sendiri.

memuji orang lain adalah hal yang patut kita lakukan sesekali.  karena itu, akan berguna dalam melatih kerendahan hati kita. Fokus pada hal positif yang membangun dari pada mencari-cari  kekurangan orang lain.

minta maaf adalah hal yang menurut saya pribadi sangat sulit. Menjadi pribadi yang pemaaf adalah hal yang rumit bagi mereka yang belum bisa menurunkan ego masing-masing. Dengan lebih banyak mendengarkan dari pada berbicara, hal ini sudah membangkitkan rasa keingin tahuan kita.

Berlatih lemah lembut mungkin agak sulit ya di awal, karena butuh keikhlasan dan kesabaran. Dengan kita mendekatkan diri kepada sang pencipta dapat menumbuhkan rasa  cinta dan syukur yang teramat dahsyat.

“Rendah hati mencerminkan makna bersyukur,,
Kerendahan hati mencirikan kesederhanaan,,
Sampai hati mendekap pada sang Ilahi…” (S4)

No comments:

Post a Comment

Yuk, mulai bersyukur!!

Setiap manusia adalah cobaan bagi manusia lainnya. Kita diberikan kehidupan agar  mampu melihat nikmat dari segala sisi. kehidupan layak...