Monday, 28 May 2018

Pantang Mundur Sebelum Mencoba? Kamu Bukan?


Masih ingatkah kalian, pertama kali membuka mata saat dilahirkan dan menangis? Sudah tentu, kalian tidak akan bisa mengingatnya, karena ketika masih bayi, kita belum memiliki ingatan apapun.

Kalian tahu bukan, bagaimana seorang bayi bertahan dan berjuang untuk hidup dan dewasa? Sudah pasti berat rintangannya, bukan?

Pernahkah kalian melihat anak kecil yang mencoba untuk berjalan?
Pasti lucu sekali, ya kan? Apalagi melihat ia jatuh dan mencoba bangkit dari jatuhnya. Kita seakan tertawa geli melihatnya. Akan tetapi, berbeda dengan keadaan anak tersebut, dia seperti itu karena berusaha untuk bisa berjalan dan menapaki dunia fana yang indah ini.

Coba lihatlah di sekitar kalian, contoh kecilnya adalah para siswa yang lulus sekolah. Apa yang mereka lakukan selanjutnya? Kalian pasti sudah tahu jawabannya. Namun, saya tetap akan memberitahu kalian tentang hal itu. Pertama, mereka yang lulus sebagian besar melanjutkan pendidikannya dan sebagian besarnya lagi mencari lapangan pekerjaan, ada yang bekerja di kantor, membuka usaha dan bahkan berbisnis. Kalau kita simak lebih dalam, sebelum mereka tahu apa yang akan mereka lakukan setelah lulus, pasti banyak sekali segelintir dari mereka yang bersenang-senang tanpa berfikir akan masa depan mereka.

Hal ini merupakan persepsi yang amat sangat salah. Kenapa bisa begitu? Bayangkan saja jika mereka tidak tahu apa yang akan mereka lakukan bagaimana dengan masa depannya, ok, satu hari, 2 hari, 1 minggu dan 1 bulan anggaplah itu sebagai sarana mereka untuk menenangkan pikiran. Tapi, bagaimana jika hal itu berlanjut sampai bertahun-tahun? Apa pendapat kalian?

Orang yang mencari kerja pun sama sulitnya, kenapa bisa dikatakan sulit? Ya, karena mendapatkan sebuah pekerjaan itu tidak semudah saat kita membalikkan telapak tangan. Ingatlah kesempatan itu ada di mana-mana, tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Mari kita ambil contoh seseorang yang sudah kesana-kemari mencari sebuah pekerjaan. Tetapi, masih saja belum mendapatkannya. Kira-kira apa yang akan orang tersebut pikirkan?
Tentunya, hal pertama yang dipikirkan adalah menyerah. Setelah kalimat ini terbesit di kepalanya akan tumbuh perasaan-perasaan lainnya yang membuat mental orang tersebut melemah. Bisa berupa putus asa, berfikir negatif, malas dan masih banyak lagi.

Allah berfirman:
“Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika ditimpa malapetaka, mereka berputus asa dan hilang harapannya” (Q.S. Fushshilat:49)

Kalau kita cermati, kegagalan itu merupakan hal yang wajar. Kenapa? Karena jika seseorang belum pernah mengalami yang namanya kegagalan, sudah pasti ada yang salah dengan diri mereka. Orang yang menjadi kuat berasal dari mental yang kuat sedangkan orang yang menjadi lemah berasal dari mental yang juga lemah.

Orang sukses memiliki keyakinan yang kuat untuk menjadi sukses sedangkan orang gagal adalah orang yang melakukan kesalahan tapi tidak memperbaiki kesalahan tersebut. optimis adalah sebuah pola pikir positif dan percaya diri yang hanya dimiliki oleh orang sukses. Orang yang selalu optimis mempunyai peluang kesuksesan lebih besar dari orang yang pesimis. Mereka cenderung berusaha, berfikir dan berdoa. Selain itu, mereka juga menjaga konsisten dengan gigih dan pantang menyerah. seperti bagaimana cara mencari rahasia orang-orang sukses bisa mendapatkan kesuksesannya. Arah pandangan orang sukses pun bergerak pada tujuan bukan pada hambatan yang ada.

Allah telah berfirman di dalam Al-Qur’an surah Ar-Ra’d ayat 11 sebagaimana berikut ini:
“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (Q.S. Ar-Ra’d:11)

Pantang menyerah adalah suatu bentuk perjuangan yang dilakukan seseorang dengan tangguh dan penuh semangat, tidak berputus asa, rajin tekun, ulet dalam berusaha dan melakukan segala tugas dan kewajibannya.  

Orang yang berbaik sangka pada dirinya sendiri, tentu akan selalu bersemangat dan pantang menyerah, karena mereka tidak akan berputus asa akan kehidupannya.

Sebagaimana firman Allah di dalam surah Yusuf ayat 87 berikut:
“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah SWT. Sesunguhnya tiadalah putus asa demi rahmat, melainkan orang-orang yang kafir.”

Oleh karena itu. Teruslah berusaha saat menghadapi suatu masalah dan kesempatan. Ambil resiko dengan perhitungan, hadapi rintangan tersebut dengan persiapan yang matang. Imbangi kegigihan itu dengan pikiran yang kreatif karena orang yang hanya diam dalam suatu keadaan dan tidak mau bergerak maju hanya ingin berada di tempat yang aman maka di tidak akan berkembang sama sekali.
Seperti firman Allah di dalam Al-Qur’an berikut ini:

“Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Q.S. An-Nahl:97)

“Dalam langit malam yang hangat,
Membayangkan dilangit penuh warna,
Harapan tampak redup dan senyap,
Berhembus pergi dan menghilang.
Ketika kita telah gagal disuatu tempat,
Kata ‘Menyerah’ telah lama tertulis

Seperti setiap hari,
Saat ketakutan melanda dan pemikiran mengelana,
Merasa doa terbukti sia-sia.
Dan tak mampu untuk melupakannya,
Maka, gantikanlah dengan yang lain.
Berbalik kembali mengambil kesempatan” (S4)

Sebagimana firman Allah berikut:
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (Q.S. Asy-Syarh:5-6)

No comments:

Post a Comment

Yuk, mulai bersyukur!!

Setiap manusia adalah cobaan bagi manusia lainnya. Kita diberikan kehidupan agar  mampu melihat nikmat dari segala sisi. kehidupan layak...